Selama sesuatu itu bermanfaat bagimu dan badanmu sehat, maka jangan melakukan maksiat kepada-Nya. Suka dan Duka dalam Agama Hai, Ali, janganlah kamu berlebihan dalam suka cita, karena Allah swt. tidak menyukai orang-orang yang bersuka ria.
“janganlah kamu suka marah, maka bagimu surga.” Duduk Dekat Rasulullah di Surga اقربكم منى مجلسا يوم القيامة احسنكم خلقا aqrobukum minni majlisan yaumal qiyamati ahsanukum khuluqoo “Orang yang paling dekat denganku di surga adalah yang paling baik akhlaknya.” Tidak menyakiti mukmin
🤨 janganlah kamu marah maka bagimu surga. Tiktok video from radio ustadz danu ( saylin_12): ustadz danu // jangan marah bagimu surga ustadzdanu. original sound - user241186 - radio ustadz danu. Surga dalam bahasa arab disebut al-jannah yang berarti kebun atau taman yang terdiri dari berbagai macam pepohonan. alquran telah mencantumkan nama
Dalam Al-Qur’an, umat Islam dianjurkan agar mampu mengontorol amarah (QS. Ali Imran: 133-134). Sementara itu, Nabi Muhammad SAW memberi perhatian besar terhadap masalah emosi ini hingga beliau bersabda dalam satu hadis: “La taghdlab wa laka al-jannah (janganlah marah maka bagimu surga).”
Mereka menyeru penghuni surga, “Salamun ‘alaikum” (salam sejahtera bagimu). Mereka belum dapat masuk, tetapi mereka ingin segera (masuk). Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata, “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau Tempatkan kami bersama-sama orang-orang zalim itu.”
Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata: “Silahkan anda makan.” (Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata: “Janganlah kamu takut”, dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).” (QS. Adz-Dzariyat: 24-30)
Artinya: Janganlah engkau marah, maka bagimu surga. [HR. Thabrani] Seorang ulama Ustaz DR Syafiq Riza Basalamah lewat kananl YouTube pernah menjelaskan terkait kalimat Laa Taghdob wa Lakal Jannah.
Walaupun orang itu adalah bapakmu, maka janganlah kamu menolongnya untuk itu, sekalipun dia marah padamu jika kamu tidak membawakannya, kerana dia marah bukan pada tempatnya, bahkan jika kamu mencegah sesuatu yang mendatangkan bahaya dari bapakmu, maka kamu termasuk orang yang berbuat baik padanya bukan anak yang durhaka; kerana ini merupakan
Janganlah Marah, Maka Bagimu Surga Siapapun kita pasti pernah merasakan marah, karena memang marah adalah salah satu tabiat yang tidak luput dari diri manusia. Meskipun tak luput dari dari sifat marah manusia selalu berusaha untuk meredam amarahnya.
Pada mulanya beliau mengabaikan pertanyaan itu, hingga beliau ditanya yang kedua kalinya atau ketiga kalinya, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menarik Al Asy'ats bin Qois dan bersabda: Dengarlah dan taatlah kamu sekalian (pada mereka), maka sesungguhnya di atas mereka ada tanggung jawab/kewajiban atas mereka sendiri dan bagimu ada
UFlX.