DalamUndang-Undang Hak Cipta, pengertian plagiarisme dijelaskan dalam beberapa istilah seperti mengumumkan, mempublikasikan, atau menjual hasil karya orang lain tanpa seizin pemilik karya tersebut. Karya yang dimaksud tergolong dalam hak kekayaan intelektual yang dapat berupa karya seni, sastra, dan ilmu pengetahuan.
Selainfaktor uang, pengaturan skor juga disebabkan oleh orang-orang yang tidak kompeten di dalam PSSI. Akan tetapi, faktor tersebut juga berakhir kepada satu kata, yaitu uang. Sehingga, uang merupakan faktor yang dominan dalam masalah pengaturan skor. Pengaturan skor dan perjudian termasuk bentuk korupsi dalam dunia sepak bola.
1 Kasus-Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Pancasila. Selamat ya, kalian sekarang sudah duduk di kelas XII. Ini berarti kalian tinggal satu tahun lagi belajar di jenjang SMA/SMK/MA/MAK. Dengan kata lain, sebentar lagi kalian akan menyelesaikan proses pendidikan di jenjang pendidikan menengah. Hal tersebut bisa terwujud tentu saja tergantung dari usaha kalian dalam mengatasi
Adabeberapa faktor yang dapat menjadikan terjadinya pelanggaran HAM. Pelanggaran HAM bisa disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini: 1. Faktor Internal yang merupakan dorongan untuk melakukan pelanggaran HAM yang asalnya dari diri si pelanggar sendiri. Sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri, rendahnya kesadaran HAM, dan sikap nggak
Kebijakanpenetapan pajak dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengenakan pajak yang berbeda-beda untuk berbagai komoditas. Misalnya untuk melindungi produsen dalam negeri, pemerintah dapat meningkatkan tarif pajak yang tinggi untuk barang impor. Hal tersebut menyebabkan konsumen membeli produk dalam dalam negeri yang harganya relatif lebih murah.
Kecuranganini memiliki sifat berwujud sehingga mudah pada perhitungan dan pengukuran dalam pengungkapannya. Kecurangan ini merupakan jenis kecurangan yang paling sering dilakukan. Seperti contoh terjadinya penggandaan harga pembelian aset atau yang biasa disebut kenaikan harga, pembelian aset yang tidak pernah terjadi, ataupun pencurian aset
Halkedua yang bisa menyebabkan terjadinya suatu sengketa dalam bidang pajak yaitu adanya perbedaan interpretasi antara wajib pajak dengan Dirjen Pajak mengenai suatu aturan tertentu. Perbedaan pengertian dan pemahaman terhadap peraturan tersebut bisa saja menimbulkan masalah yang berujung pada sengketa pajak. Adanya Perbedaan pada Metode
CulturalLag adalah suatu kondisi dimana terjadinya kesenjangan atau ketidaksesuaian budaya (culture) antara unsur - unsur kebudayaan yang telah ada. Biasanya hal ini disebabkan karena adanya pergeseran nilai - nilai dan budaya. Cultural lag juga bisa terjadi karena adanya perbedaan jumlah taraf dan kemajuan antar berbagai wilayah dalam
Kaliantentunya pernah mendengar terjadinya kasus penculikan yang berawal dari pertemanan dalam jejaring sosial. Kasus tersebut menjadi bukti, apabila kemajuan teknologi tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang sesuai aturan, tentu saja akan menjadi penyebab timbulnya pelangaran hak warga negara.
setelahitu Al-Muqrizi berbicara tentang bagaiman setiap upacara dan perkumpulan itu dilaksanakan demikian kesaksian yg jelas dan nyata dari Al-Muqrizi. Dia termasuk orang2 yg fanatik dan sangat menjaga nasab anak keturunan Ali bin Abu Thalib sehinga mengatakan bahwa,"kelompok Abidiyun-lah yg menyebabkan terjadinya fitnah dalam diri umat
w5Ydm. Jakarta - Pakar epidemiologi Undip Prof. Dr. Suharyo Hadisaputro, menjelaskan beberapa penyebab terjadinya lonjakan COVID-19 yang terjadi saat ini. Apa saja?Menurut Prof Suharyo, ada tiga hal yang menyebabkan terjadinya lonjakan COVID-19 akhir-akhir ini. Pertama, masyarakat tidak sepenuhnya melakukan kegiatan untuk memenuhi protokol kesehatan, sehingga penularan virus semakin adanya varian baru Delta terjadi akhir-akhir ini dimana sudah terkonfirmasi 382 kasus strain delta yang diduga cara penyebarannya lebih masif dibandingkan dengan strain sebelumya berjenis alfa, beta dan yang ketiga, vaksinasi coverage masih belum memadai, sehingga kekebalan komuniti belum bisa Suharyo juga menambahkan masyarakat belum sepenuhnya menyadari pentingnya protokol kesehatan. Ada beberapa kegiatan yang memicu penularan, dan ini dapat disebut sebagai titik lemah titik lemah tersebut adalah1. Makan bersamaMeskipun menggunakan masker kalau sedang makan pasti dibuka dan kemudian kita berbincang tanpa memerdulikan siapa saja yang diajak bicara OTG atau Acara pemakamanAcara pemakaman banyak dihadiri keluarga ataupun orang dekat di sekitarnya. Karena timbulnya rasa iba dan simpati, seseorang bahkan tidak menyadari menyentuh tangan ataupun wajah. Sehingga hal ini memungkinkan kita dapat terpapar virus COVID-19 dari Rapat luringRapat luring yang sering dilakukan bisa juga memicu penularan. Mengingat bahwa virus tak hanya disebarkan melalui droplet tetapi juga udara bebas yang bisa mengandung virus, terlebih bagi mereka yang tidak memakai Olahraga bersamaSemula jaga jarak 1-2 meter, tetapi setelah selesai dilanjut dengan berkumpul, foto selfie dan berbincang-bincang tanpa menggunakan masker. Hal ini sering terjadi jika melakukan olahraga Berkunjung ke rumah saudaraKarena menganggap keluarga, ketika kita sedang berkunjung ke rumah saudara waktu Idul Fitri atau hari penting lainnya hal ini bisa berpotensi menyebarkan Foto bersamaKetika berkunjung ke suatu acara kita pun tak akan melewatkan waktu berfoto. Foto bersama semula pakai masker supaya wajah kelihatan, bergaya, senyum ketawa harus lepas masker, ini merupakan titik Transportasi umumMenggunakan transportasi umum jangan sampai abai dengan protokol kesehatan. Pakai masker dan selalu membawa hand sanitizer agar terhindar dari virus COVID-19 yang mungkin menempel di transportasi Pergi ke tempat ramaiAda beberapa tempat ramai yang sering dikunjungi seperti mal, swalayan dan juga restoran. Tempat ini menjadi yang bisa memicu penularan COVID-19 jika kita tidak melaksanakan protokol kesehatan dengan Acara pernikahanSama dengan acara pemakaman, acara pernikahan juga banyak berkumpul orang tanpa kita ketahui apakah yang hadir terkonfirmasi atau tidak, OTG atau Kunjungan ke pasar tradisionalBerkunjung ke pasar tradisional tentu banyak pengunjung atau penjual yang abai menggunakan masker walaupun pembeli sudah memakai ada 10 jenis varian dari virus Corona yang perlu diketahui- Alfa Varian Inggris, Beta Varian Afrika Gamma VarianBrasil Delta Varian India Epsilon Varian Amerika Zeta Varian Brazil Theta Varian Filipina Eta varian banyak negara Lota varian Amerika Kappa varian India ini yang dikhawatirkan adalah varian Delta yang penyebarannya lebih tinggi dan menyebabkan penyakit lebih ganas dan mungkin dapat mempengaruhi efektivitas vaksinasi," jelas Prof Haryo dalam laman Undip 05/07.Dalam mengurangi laju angka COVID-19 tentu keterlibatan masyarakat diperlukan disamping kepedulian pemerintah karena kesadaran masyarakat yang tinggi sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran lupa disiplin prokes, kurangi titik lemah dan perluas testing dan tracing serta tingkatkan vaksinasi untuk memutus penyebaran COVID-19 ya, detikers! Simak Video "Poin-poin di Aturan Baru Satgas Covid-19 soal Vaksin dan Masker" [GambasVideo 20detik] lus/pay
Victimology adalah cabang kriminologi yang mempelajari korban daripada pelaku. Ini menganalisis karakteristik korban, peran dalam sistem peradilan pidana, keadaan psikologis, dan faktor-faktor yang meningkatkan peluang mereka menjadi sasaran. Memahami dan mempelajari korban sangat penting untuk mengembangkan metode pencegahan yang efektif karena membantu kriminolog lebih memahami peran semua aktor dalam studi korban, para ahli dapat menentukan faktor risiko yang meningkatkan peluang individu menjadi korban. Jika alasan seseorang menjadi korban tidak diketahui, hampir tidak mungkin untuk merancang metode yang akan menurunkan tingkat viktimisasi. Untuk lebih menjelaskan mengapa individu tertentu menjadi korban, kriminolog mengembangkan empat teori saja 4 Teori Viktimologi? Teori Presipitasi Korban, Teori Gaya Hidup, Teori Tempat Sesat dan Teori Kegiatan RutinPara ahli menciptakan teori presipitasi korban, gaya hidup, tempat menyimpang, dan aktivitas rutin dari viktimologi untuk memandu penelitian dan studi korban kejahatan. Masing-masing teori ini mencoba menjelaskan berbagai alasan seseorang menjadi korban. Pendekatan tersebut memungkinkan para ahli untuk menyusun rencana untuk menurunkan tingkat viktimisasi dari mereka yang berisiko secara tidak proporsional. Victimology sangat penting untuk kriminologi karena korban diperlukan untuk kejahatan terjadi. Oleh karena itu, karakteristik korban perlu dipelajari untuk memahami mengapa pelaku kejahatan menargetkan kelompok kita dapat melihat teori-teori viktimologi yang berbeda, kita harus mengetahui apa itu viktimisasi karena itu adalah fokus utama lapangan. Victimization dapat didefinisikan sebagai hasil dari tindakan yang disengaja oleh individu atau institusi untuk mengeksploitasi, menindas, atau menyakiti orang lain. Ini juga termasuk menghancurkan atau secara ilegal memperoleh properti atau harta milik orang lain. Tindakan ini dapat menyebabkan kerugian psikologis, emosional, fisik, seksual, atau ekonomi bagi mulai mempelajari hubungan korban dengan kejahatan untuk melawan perilaku kriminal dan membantu korban mengatasi sesudahnya. Studi-studi ini telah membantu kriminolog menyadari pentingnya peran korban dalam viktimologi membantu kriminolog lebih memahami korban dan mengapa mereka menjadi sasaran atau korban. Para sarjana membentuk teori viktimologi untuk memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi peluang seseorang menjadi presipitasi korban menyatakan bahwa beberapa korban memulai konfrontasi yang mengarah pada viktimisasi mereka, baik secara aktif maupun pasif. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa orang yang memiliki kepribadian impulsif, menjadikannya kasar atau menjengkelkan bagi orang lain, mungkin memiliki tingkat viktimisasi yang lebih tinggi. Alasannya adalah bahwa orang impulsif bersifat antagonis, membuat mereka lebih cenderung menjadi sasaran. Juga, mereka cenderung berisiko dan akan terlibat dalam situasi berbahaya tanpa pasif berarti bahwa korban secara tidak sadar berperilaku dengan cara atau memiliki karakteristik tertentu yang menghasut atau mendorong serangan. Presipitasi pasif biasanya merupakan hasil dari perebutan kekuasaan; promosi pekerjaan, kesuksesan, minat cinta, dll., semuanya dapat menimbulkan perebutan kekuasaan dan menyebabkan Presipitasi pasif. Orang-orang yang cenderung mendorong kejahatan secara pasif termasuk minoritas, aktivis politik, dan individu lain yang menjalani gaya hidup alternatif. Kelompok-kelompok ini sering menjadi sasaran karena ancaman yang tidak disengaja yang mereka berikan kepada aktif, di sisi lain, terjadi ketika korban terlibat dalam tindakan mengancam atau provokatif. Presipitasi aktif kontroversial karena banyak yang berpendapat apakah boleh atau tidak untuk "menyalahkan" korban atas terjadinya kejahatan. Ini benar, terutama dalam kasus pemerkosaan di mana mungkin ada godaan. Namun, tidak ada persetujuan untuk melakukan hubungan seksual. Untuk itu, kita harus berhati-hati dalam membicarakan partisipasi aktif karena tidak berlaku untuk semua gaya hidup menyatakan bahwa penjahat menargetkan individu karena pilihan gaya hidup mereka. Banyak pilihan korban mengekspos mereka ke pelaku kriminal dan situasi di mana kejahatan mungkin terjadi. Contoh pilihan gaya hidup yang dapat meningkatkan risiko seseorang menjadi korban meliputi Berjalan sendirian di malam hari. Tinggal di bagian kota yang "buruk". Minum berlebihan. Melakukan dengan ini juga yang menunjukkan adanya korelasi antara gaya hidup korban dan pelaku. Keduanya cenderung impulsif dan kurang kontrol diri, membuat korban lebih cenderung menempatkan diri dalam situasi berisiko tinggi dan pelaku lebih mungkin untuk melakukan tindakan yang melanggar Tempat Sesat adalah teori bahwa semakin sering seorang korban mengunjungi tempat yang berbahaya, semakin besar kemungkinan mereka akan terkena kejahatan, yang meningkatkan peluang mereka untuk menjadi korban. Teori tersebut menyatakan bahwa korban tidak berperan dalam mendorong terjadinya kejahatan tetapi masih rentan menjadi korban karena mereka tinggal di lokasi kejahatan yang tidak terorganisir secara sosial. Meskipun mereka mungkin tidak terlibat dalam perilaku berisiko atau menjalani gaya hidup berbahaya, penduduk daerah dengan tingkat kejahatan tinggi memiliki risiko paling signifikan untuk berhubungan dengan cenderung menjadi korban pada tingkat yang lebih tinggi karena ketidaksetaraan sosial dan ekonomi. Minoritas lebih cenderung tinggal di lingkungan berpenghasilan rendah dengan tingkat kejahatan yang tinggi dan tidak dapat pindah dari daerah dengan aktivitas kriminal yang signifikan dibandingkan dengan tetangga Kaukasia viktimologi ini juga mengusulkan bahwa langkah-langkah keamanan yang diambil di daerah berbahaya mungkin tidak banyak berguna karena demografi daerahlah yang meningkatkan viktimisasi daripada pilihan gaya hidup korban. Jika seseorang tinggal di daerah yang menyimpang, satu-satunya cara untuk mengurangi kemungkinan menjadi korban kejahatan adalah meninggalkan lingkungan yang menyimpang dan berbahaya ke lingkungan yang tidak terlalu menyimpang dan memiliki tingkat kejahatan yang lebih kegiatan rutin menyatakan harus ada tiga faktor yang ada agar kejahatan terjadi. Faktor-faktor ini mencerminkan kegiatan rutin yang tergabung dalam gaya hidup, dan mereka meningkatkan risiko individu menjadi korban ketika mereka rutin yang meningkatkan risiko menjadi korban Tersedianya sasaran yang sesuai, termasuk rumah yang berisi barang-barang bernilai tinggi yang relatif mudah diperoleh. Tidak adanya wali yang cakap. Kurangnya perwalian seperti polisi, pemilik rumah, tetangga, teman, dan kerabat dapat meningkatkan kemungkinan kejahatan. Kehadiran pelanggar termotivasi yang memiliki niat kriminal dan kemampuan untuk bertindak sesuai rencana mereka. Misalnya, sejumlah besar remaja menganggur. Jika tidak ada penjahat yang bermotivasi di suatu daerah, tingkat kejahatan kemungkinan akan lebih rendah daripada tingkat di daerah dengan pelanggar yang lebih termotivasi secara semua variabel ini ada, kejahatan dapat terjadi, dan risiko viktimisasi akan meningkat. Namun, jika satu atau lebih variabel tidak ada, maka kejahatan tidak mungkin terjadi. Misalnya, banyak lingkungan makmur memiliki tingkat kejahatan yang rendah meskipun ada ketersediaan target yang sesuai. Tingkat kejahatan yang rendah dapat dikaitkan dengan perwalian yang tinggi seperti sistem keamanan atau program pengawasan lingkungan dan kurangnya motivasi pelanggar untuk melakukan tindakan teori viktimologi menganalisis faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang menjadi korban kejahatan. Dengan menganalisis risiko yang mengarah pada viktimisasi, para sarjana dapat memahami mengapa kejahatan terjadi dan menyusun strategi metode pencegahan. Tanpa pemahaman yang tepat tentang faktor-faktor yang meningkatkan risiko seseorang menjadi korban, sulit untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap tindakan bertujuan untuk menganalisis psikologi korban, hubungan mereka, interaksi dengan pelaku, dan daerah tempat tinggal mereka untuk menentukan elemen atau karakteristik yang mengarah menjadi target kejahatan. Keempat teori viktimologi melihat berbagai risiko viktimisasi dari perspektif yang berbeda. Beberapa teori berfokus pada peran individu dalam peristiwa kejahatan, sementara yang lain meneliti peran masyarakat dalam meningkatkan tingkat kejahatan. Dengan mempelajari teori-teori ini, ahli viktimologi mempelajari faktor-faktor apa yang menyebabkan individu tertentu memiliki peluang lebih tinggi untuk menjadi korban.
– Menurut Kalian, Apa yg Menyebabkan Terjadinya Kasus Tersebut ? Kunci Jawaban Tugas Mandiri PPKN Halaman 95 Kelas 11 Sekolah Menengan Atas MA Sekolah Menengah kejuruan MAK. Seperti dikutip dr buku pelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan, PPKN, PKN untuk pelajar kelas XI SMA MA SMK MAK. Buku pelajaran ini diterbitkan oleh Pusat Kurikulum & Perbukuan, edisi revisi 2017. Nah pada potensi ini. Kunci jawaban alternatif yg disuguhkan oleh tim redaksi utamanya di halaman 95 untuk kelas 11 Sekolah Menengan Atas PPKN, PKN. Nah perlu dikenang ya adik adik, kunci jawaban alternatif ini hanya selaku komplemen referensi saja dlm proses belajar adik adik. Jawaban alternatif ini tak menjadi jawaban mutlak, maka adik adik silahkan untuk mengeksplorasi jawaban berkaitan yang lain. Untuk mampu memahami soal dibawah ini, mari baca dulu teks info bacaan dibawah ini ya adik adik dgn seksama. Tugas Mandiri Bacalah Berita di Bawah ini ! Mencuri 3 Buah Kakao, Nenek Minah Dihukum 1 Bulan 15 Hari Banyumas – Nenek Minah 55 tak pernah menyangka perbuatan isengnya memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan RSA akan menjadikannya selaku pesakitan di ruang pengadilan. Bahkan untuk perbuatannya itu ia diganjar 1 bulan 15 hari penjara dgn masa percobaan 3 bulan. Ironi aturan di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu. Lahan garapan Minah ini pula dikontrol oleh PT RSA untuk menanam kakao. Tatkala sedang asyik memanen kedelai. Mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yg sudah ranum. Dari sekadar menatap, Minah kemudian memetiknya untuk disemai selaku bibit di tanah garapannya. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao. Tidak usang berselang, melalui seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun mengajukan pertanyaan, siapa yg memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa langkah-langkah itu tak boleh dilaksanakan alasannya adalah sama saja mencuri. Sadar perbuatannya salah, Minah meminta maaf pada sang mandor & berjanji tak akan melakukannya lagi. 3 Buah kakao yg dipetiknya pun ia serahkan pada mandor tersebut. Minah berpikir semua beres & ia kembali bekerja. Namun dugaannya meleset. Peristiwa kecil itu ternyata berbuntut panjang. Sebab sepekan kemudian ia menerima panggilan pemeriksaan dr polisi. Proses hukum terus berlanjut hingga kesannya ia harus duduk selaku seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri PN Purwokerto. Hari ini, Kamis 19\/11\/2009, majelis hakim yg dipimpin Muslih Bambang Luqmono SH memvonisnya 1 bulan 15 hari dgn masa percobaan selama 3 bulan. Minah dinilai terbukti dengan-cara sah & meyakinkan melanggar pasal 362 KUHP wacana pencurian. Selama persidangan yg dimulai pukul WIB, Nenek Minah terlihat tegar. Sejumlah saudara, tetangga, serta aktivis LSM pula menghadiri sidang itu untuk memberikan perlindungan moril. Hakim Menangis Pantauan detikcom, suasana persidangan Minah berlangsung sarat keharuan. Selain mendatangkan seorang nenek yg miskin selaku terdakwa, majelis hakim pula terlihat agak ragu menjatuhkan aturan. Bahkan ketua majelis hakim, Muslih Bambang Luqmono SH, tampakmenangis saat membacakan vonis. “Kasus ini kecil, namun sudah melukai banyak orang,” ujar Muslih. Vonis hakim 1 bulan 15 hari dgn masa percobaan selama 3 bulan disambut gembira keluarga, tetangga, & para pelopor LSM yg mengikuti sidang tersebut. Mereka segera menyalami Minah karena perempuan bau tanah itu tak mesti mencicipi dinginnya sel tahanan. Setelah kalian membaca wacana di atas, jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah ini. Menurut Kalian, Apa yg Menyebabkan Terjadinya Kasus Tersebut Nenek Minah, Tugas Mandiri Kunci Jawaban PPKN Halaman 95 Kelas 11 Sekolah Menengan Atas Jawabannya yakni Menurut Kalian, Apa yg Menyebabkan Terjadinya Kasus Tersebut Nenek Minah, yaitu dr hasil bacaan diatas, berdasarkan saya hal tersebut terjadi sebab ketidaktahuan Nenek Minah. Dimana tindakannya tersebut mampu berujung & berbuntut dgn duduk perkara hukum. Tidak cuma itu, dimana pihak perusahaan yg begitu tega memperkarakan duduk perkara kecil yg dikerjakan Nenek Minah hingga ke ranah aturan. Hanya untuk bertujuan menunjukkan efek jera alasannya Nenek Minah melakukan pencurian diwilayah area perusahaan tersebut. Walaupun, Nenek Minah sudah meminta maaf & mengembalikan tiga buah kakao yg dipetik Nenek Minah dr pohon. Namun, tetap kasus berlanjut ke ranah aturan. Sangat tega kalau berdasarkan saya, sudah keterlaluan. Nah itulah jawaban alternatif yg dapat disuguhkan oleh tim redaksi , mudah-mudahan mampu berfaedah ya adik adik. Demikian pembahasan perihal Menurut Kalian, Apa yg Menyebabkan Terjadinya Kasus Tersebut Nenek Minah, Tugas Mandiri Kunci Jawaban PPKN Halaman 95 Kelas 11 SMA MA SMK MAK. Seperti dikutip dr buku pelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan, PPKN, PKN untuk pelajar kelas XI SMA MA SMK MAK. Buku pelajaran ini diterbitkan oleh Pusat Kurikulum & Perbukuan, edisi revisi 2017. Nah pada kesempatan ini. Kunci jawaban alternatif yg disajikan oleh tim redaksi khususnya di halaman 95 untuk kelas 11 SMA PPKN, PKN. Nah perlu dikenang ya adik adik, kunci jawaban alternatif ini cuma sebagai tambahan acuan saja dlm proses belajar adik adik. Jawaban alternatif ini tak menjadi jawaban mutlak, maka adik adik silahkan untuk mengeksplorasi jawaban relevan yang lain. Disclaimer Jawaban alternatif diatas tak menjadi jawaban mutlak benar. Adik adik silahkan untuk mengeksplorasi jawaban berhubungan lainnya.